Jumaat, 2 Mei 2014

Kajian Dalam Bidang Multi Disiplin Ilmu Linguistik dan Komputasi

Ilmu Linguistik adalah ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Bahasa merupakan objek bagi ilmu ini. Bahasa di sini maksudnya adalah bahasa yang digunakan sehari-hari (atau fenomena lingual). Karena bahasa dijadikan objek keilmuan maka ia mengalami pengkhususan, hanya yang dianggap relevan saja yang diperhatikan (diabstraksi). Jadi yang diteliti dalam linguistik atau ilmu bahasa adalah bahasa sehari-hari yang sudah diabstraksi, dengan demikian anggukan, dehem, dan semacamnya bukan termasuk objek yang diteliti dalam linguistik.
Komputasi merupakan subbagian dari matematika. Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental dan kadang-kadang menggunakan tabel. Disebut modern karena menggunakan alat canggih saat menyelesaian masalah. Maka dapat di simpulkan Komputasi modern adalah perhitungan yang menggunakan computer canggih dimana pada computer tersebut tersimpan sejumlah algoritma untuk menyelesaikan masalah perhitungan secara efektif dan efisien. Komputasi modern digunakan untuk memecahkan masalah antara lain untuk menghitung.

Bahasa dan komputasi adalah satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan dibidang teknologi informasi. 
Jadi keselarasan antara Ilmu Linguistik dan Ilmu Komputasi, seperti halnya kita mencoba menyelesaikan suatu codingan dan kita butuh inputan data dan lalu kita proses, dan hasilnya menjadi sebuah tulisan atau ucapan yang mempunyai makna tertentu.






Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Linguistik
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi

Jumaat, 25 April 2014

Model OSI Layer 4 Transport




  Transport layer merupakan layer keempat pada Model Referensi OSI Layer. Model layar ini berada dibawah session layer dan diatas network layer, layer ini termasuk ke dalam kelompok Lower layer atau kelompok layer yang lebih dekat ke mesin. Lapisan Transport bertanggung jawab atas keutuhan dari transmisi data. Lapisan ini sangat penting karena bertugas memisahkan lapisan tingkat atas dengan lapisan bawah. Pada lapisan ini data diubah menjadi segmen atau data stream. Transport layer memindahkan data antar-aplikasi dan antar-device dalam network, transport layer menyiapkan Aplication Data untuk dikirim kedalam network dan menyiapkan network data untuk di proses oleh aplikasi.

Transport layer bertanggung jawab dalam proses :
• Pengemasan data upper layer ke dalam bentuk segment.
• Pengiriman segment antar host.
• Penetapan hubungan secara logika antara host pengirim dan penerima dengan membentuk virtual 
   circuit.
• Secara opsional, menjamin proses pengiriman data yang dapat diandalkan

Dua jenis hubungan yang penting pada Transport Layer :

Connection Oriented

Hubungan ini disebut connection-oriented karena ditunjang oleh Transmission Control Protocol (TCP) dengan menggunakan port 6. Hubungan ini reliable karena setiap session digaransi.
Connection-oriented memiliki tiga langkah untuk melakukan pengiriman sebagai berikut :
• Mengadakan hubungan – di mana jalur antara pengirim dan penerima dibangun.
• Pengiriman paket-paket – data dikirim lewat jalur yang telah dibangun.
• Pemutusan hubungan – hubungan jalur yang tak dipakai lagi akan diputuskan
Ciri-ciri connection-oriented adalah sebagai berikut :
• Semua paket mendapat tanda terima (acknowledge) dari penerima.
• Paket yang tidak diterima dikirim ulang.
• Paket-paket diurut kembali (sequence). Misalnya berdasarkan asal waktu pengirimannya.

Connectionless-Oriented

Mekanisme connectionless-oriented diilustrasikan dengan proses pemberian pesan yang dilakukan melalui surat. Pengiriman surat mungkin sampai ke tempat tujuan tetapi penerima di tempat tujuan belum tentu orang yang dimaksudkan sehingga pesan belum tentu sampai ke orang yang dimaksud. Dari ilustrasi tersebut dapat kita simpulkan bahwa data yang dikirimkan dengan menggunakan mekanisme connection-less kurang dapat diandalkan. UDP (User Datagram Protocol) mengirimkan data unreliable.

Peran dan fungsi transport layer

• Komunikasi end-to-end logik
Setiap host bisa saja memiliki lebih dari 1 aplikasi yang memanfaatkan network untuk proses komunikasi.setiap aplikasi tersebut bisa saja berkomunikasi dengan yang satu atau lebih aplikasi pada host lain.
• Segmenting
Layer transport bertanggung jawab untuk melakukan segmentasi data yang diterima dari layer atas(layer application).setiap pecahan data hasil segmentasi akan di enkapsulasi dengan header yang berisi informasi-informasi layer transport layer seperti nomer urut(sequence) dan juga prt address pengirim dan penerima.
• Reassembling data
Pada sisi penerima,transport layer memanfaatkan informasi yang ada pada header layer transport untuk menyusun ulang segmen-segmen data menjadi data yang utuh sebelum diberikan kelayer atas(application).
• Identifikasi aplikasi (port-addressing)
Agar data dapat disampaikan pada aplikasi yang tepat,layer transport harus mengidentifikasi target aplikasi yang dituju.untuk itu layer transport memberikan iddentifier/addressing untuk aplikasi (service/layanan) yang disebut dengan port number.
• Multiplexing/Demultiplexing
Hal ini memungkinkan layer bawah (network) untuk memproses data tanpa memperhatikan aplikasi mana yang menginisiasi data dan  hanya fokus pada mesin host yang dituju.

• Reliable Delivery
Didalam transport layer banyak hal yang bisa menyebabkan data korup atau hilang dalam proses pengiriman.transport layer dapat memastikan penerima bisa mendapatkan data tersebut dengan mengirim ulang data yang hilang.
• Sequencing
Banyaknya rute untuk mencapai tujuan dapat menyebabkan data diterima secara tidak terurut,transport layer dapat menyusun ulang data secara benar dengan adanya penomeran.
• Flow control
Memori komputer atau bandtwidth network tidak terbatas.transport layer bisa meminta aplikasi pengirim untuk mengurangi kecepatan dalam pengiriman data.hal ini bisa mengurangi hilangnya data dan prose pengrimiman ulang.

Jenis port addressing

• Well-known
a. Antara 0-1023.
b. Disediakan untuk aplikasi dan service yang sudah umum digunakan.
Contoh: http (80),ftp (21),smtp (25) dan lain-lain.
• Registered
a. Antara 1024-49151.
b. Disediakan untuk aplikasi service yang tidak umum.
c. Bisa digunakan secara dinamis sebagai source port di sisi client.
• Dynamic
a. Antara 49152 – 65535.
b. Digunakan secara dinamis sebagai source port di sisi client.

Beberapa aplikasi, seperti DNS dan SNMP, memanfaatkan kedua protokol TCP dan UDP.

TCP

Reliability TCP dijalankan dengan membangun komunikasi connection-oriented sebelum transaksi data. Selain itu juga dengan acknowledgement, pengirim tahu bahwa data telah sampai ke tujuan jika menerima ack dari penerima. Jika tidak ada ack yang diterima maka pengirim berasumsi bahwa data yang dikirim tadi tidak sampai ke tujuan dan akan melakukan transmisi ulang data tersebut. Namun ack ini menyebabkan traffic network berlebih untuk pengirimannya dan juga retransmisinya.
Field-field yang ada pada header TCP seperti pada gambar dibawah ini dapat memungkinkan terjadinya komunikasi reliable dan communication-oriented.


1. Source Port Number : Port number pada device yang menginisiasi koneksi TCP. Biasanya bernilai random diatas 1023.
2. Destination Port Number : Port number yang mengidentifikasikan protokol layer atas / aplikasi yang berjalan pada device tujuan.
3. Sequence Number : Nomor urut masing-masing segmen.
4. Acknowledgment (ACK) : Nomor octet (byte) selanjutnya yang ditunggu oleh penerima.
5. Window Size : Menunjukkan berapa banyak byte yang bisa dikirimkan sebelum menunggu datangnya acknowledgment dari penerima

Komunikasi klien-server
Pada komunikasi TCP, setiap servis akan di assign (default/manual) dengan sebuah port number. Dua atau lebih aplikasi servis tidak boleh menggunakan port yang sama. Ketika sebuah port telah di assign ke sebuah aplikasi server, maka port itu disebut open pada sisi server.


Salah satu metode untuk meningkatkan security adalah dengan membatasi akses hanya pada port yang digunakan oleh servis saja.

TCP 3-way Handshake


Sebelum transaksi data via TCP, 2 host harus menjalin koneksi. Client menginisiasi komunikasi dengan server. Hal ini untuk menunjukkan bahwa :
 Ada tidaknya mesin tujuan
 Apakah mesin tujuan menjalankan aplikasi yang direquest pada port tujuan.
 Client ingin menjalin komunikasi pada port tujuan.

TCP Termination


Dalam komunikasi TCP, hal ini digunakan untuk menutup koneksi yang telah terjalin sebelumnya. Dibutuhkan two-way handshake untuk menutup satu arah session. Karenanya untuk menutup 2 arah session (client-server dan server client) dibutuhkan 4 kali pertukaran data.

TCP Acknowledgement
Salah satu fitur protokol TCP adalah memastikan sampainya data ke penerima. Layanan TCP pada sisipenerima akan mengirimkan paket acknowledgement kepada pengirim data untuk memberi tahu bahwa data telah diterima.
Sequence number dan acknowledgement number digunakan bersamaan untuk mengkonfirmasi diterimanya sebuah segmen data. Sequence number mengindikasikan jumlah byte relatif yang telah dikirim dalam satu session. Sedangkan acknowledgement number mengindikasikan byte berikutnya yang ditunggu oleh penerima, disebut juga expectational acknowledgement.



TCP Flow Control
Flow control membantu reliability proses transmisi dengan cara menyesuaikan kecepatan efektif untuk aliran data antara 2 mesin. Ketika pengirim (source) diberi tahu bahwa sejumlah data telah diterima, maka source dapat meningkatkan jumlah data untuk session tersebut.

Window size adalah salah satu field header TCP yang menentukan jumlah data yang dapat dikirimkan oleh source tanpa harus menunggu adanya acknowledgement dari penerima. TCP akan memilih kecepatan transmisi data semaksimal mungkin yang dapat di dukung oleh network dan device dan proses retransmisi bisa dikurangi seminimal mungkin.



Salah satu metode flow control adalah dengan menggunakan dynamic window size. Caranya adalah dengan mengubah-ubah nilai window size pada header TCP.
Host penerima mengirim nilai window size yang bisa ditampung dalam satu session kepada pengirim. Ketika penerima ingin menurunkan kecepatan komunikasi karena terbatasnya buffer memori atau hal lain, maka dia akan mengirim nilai window size yang lebih kecil.

Setelah beberapa kali transmisi tanpa ada data yang hilang atau buffer memori berlebih, penerima perlahan menaikkan nilai window size sehingga mengurangi jumlah acknowledgement yang harus dikirimkan. Nilai window size akan terus naik sampai ada data yang hilang atau alasan lain.



UDP
Protokol UDP menyediakan fungsi-fungsi layer transport namun jauh lebih sederhana daripada TCP. Protokol UDP memiliki overhead yang lebih rendah daripada TCP karena bersifat connectionless dan tidak menyediakan fitur-fitur retransmission, sequencing, dan mekanisme flow control. Connection-less berarti UDP tidak menjalin koneksi sebelum mengirim data seperti yang dilakukan TCP, yang berarti data akan langsung dikirimkan begitu saja

Namun hal ini bukan berarti UDP benar-benar “unreliable”, hanya saja fungsi-fungsi yang disediakan TCP tidak ada di UDP, dan jika diperlukan harus di implementasikan pada layer lain.

PDU untuk protokol UDP biasa disebut datagram, meskipun kadang disebut juga dengan segment. Beberapa datagram (atau segmen untuk TCP) kadang mengambil jalur yang berbeda untuk sampai ke tujuan. Hal itu dapat menyebabkan datagram-datagram yang diterima dalam kondisi tidak berurutan. 
Berbeda dengan komunikasi TCP, tidak ada proses sequencing pada komunikasi UDP. datagram yang hilang tidak akan dikirim ulang.
Biasanya aplikasi yang menggunakan protokol UDP adalah yang memerlukan delay serendah mungkin dan bisa mentoleransi hilangnya beberapa data.

Contoh aplikasi : DNS, SNMP, DHCP, RIP, TFTP, online games, VOIP.


Karena fitur yang disediakan tidak sekompleks TCP, header UDP jadi jauh lebih sederhana daripada TCP. Overhead juga lebih kecil karena header yang digunakan untuk enkapsulasi jadi lebih kecil.

Komunikasi klien-server


Seperti halnya aplikasi TCP, aplikasi UDP juga mendapat alokasi Well Known dan Registered port number. Komunikasi client/server diinisiasi oleh aplikasi client. Client akan memilih nomor port dynamic secara random dan menggunakannya sebagai source port.
Karena connection-less, maka segera setelah data siap dikirimkan, UDP akan membentuk datagram dan menyerahkannya ke layer network.

TCP vs UDP





















Sumber :

Budi Sutedjo Dharma Oetomo, S.Kom., MM. Konsep & Perancangan Jaringan Komputer : Penerbit ANDI Yogyakarta.
Hendra Wijaya. Cisco Router : Elex Media Komputindo.


URL: 

Khamis, 17 April 2014

Text to Speech (TTS) dan Speech to Text (STT)

Sistem Text to Speech (TTS) merupakan suatu sistem yang dapat melakukan konversi dari teks menjadi ucapan. Saat ini terdapat berbagai sistem yang dapat melakukan fungsi seperti itu, misalkan dengan menggunakan teknologi Diphone. Pembentukan ucapan pada pensintesa ucapan menggunakan metoda diphone concatenation pada prinsipnya dilakukan dengan cara menyusun sejumlah diphone yang bersesuaian sehingga diperoleh ucapan yang diinginkan. Sebagai contoh, pada gambar diperlihatkan pembentukan kata atau ucapan "komputer" yang disusun dari diphone-diphone /_k/, /ko/, /om/ dan seterusnya.
Sistem pensintesa ucapan memiliki dua buah subsistem :

  • Subsistem konverter teks ke fonem 
Subsistem konverter teks ke fonem berfungsi untuk mengolah kalimat masukan dalam suatu bahasa tertentu yang terbentuk teks menjadi urutan kode-kode bunyi yang direpresentasikan dengan kode fonem, durasi serta nadanya. Kode-kode fonem adalah kode yang merepresentasikan unit bunyi yang ingin diucapkan.
  • Subsistem konverter fonem ke ucapan
Bagian konverter fonem ke ucapan akan menerima masukan kode-kode fonem serta pitch dan durasi yang telah dihasilkan oleh bagian sebelumnya. Berdasarkan kode-kode tersebut bagian ini akan menghasilkan bunyi atau sinyal ucapan yang sesuai dengan kalimat yang ingin diucapkan.


 Sesuai dengan artikel yang saya baca, artikel ini berbicara tentang seorang mahasiswa yang telah membuat aplikasi berbasis Text to Speech yang digunakan untuk membantu para tuna netra membaca tulisan yang ada di dalam komputer. Aplikasi ini juga menggunakan teknologi Diphone, dengan menggunakan komputer dan speaker sebagai output nya, aplikasi ini dirancang agar dapat membacakan tulisan untuk tuna netra. Sehingga tuna netra cukup hanya mendengarkan pembacaan kata-kata yang dilakukan oleh aplikasi tanpa perlu meraba-raba lagi tiap huruf.





Sumber :
http://apindonesia.com/new/index.php?option=com_content&task=view&id=2105

Jumaat, 4 April 2014

Bahasa dan Komputasi (Teknologi Informasi)

Topik : Bahasa dan Komputasi (Teknologi Informasi)
Bahasa merupakan suatu alat komunikasi yang dinyatakan dengan adanya bunyi atau tulisan yang bermakna,dipahami dan dihasilkan oleh salah satu alat indera manusia (alat ucap). Secara teknis bahasa berfungsi sebagai menyampaikan suatu gagasan, pendapat dan perasaan.

Komputasi adalah suara cara penyelesaian masalah dari data-data yang dijadikan sebagai inputan dengan menggunakan algoritma. Dan komputer salah satu contoh alat yang digunakan untuk komputasi.

Jadi keterhubungan antara Bahasa dan Komputasi seperti halnya kita mencoba menyelesaikan suatu codingan dan kita butuh inputan data dan lalu kita proses, dan hasilnya menjadi sebuah tulisan atau ucapan yang mempunyai makna tertentu.

Subtopik : Pengembangan multimedia kebahasaan

Pendahuluan
Proses pembelajaran satu rangkaian kegiatan yang sangat kompleks , tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan kepada siswa, akan tetapi sebelum itu Guru harus mempersiapkan banyak hal dan salah satunya adalah membuat siswa termotivasi, senang dan butuh terhadapat pelajaran tersebut. Oleh sebab itu perlu adanya kondisi belajar yang menyenangkan dan membuat siswa termotivasi untuk lebih giat belajar pada pelajaran tersebut, salah satunya adalah membuat media (Multimedia Interaktif) sehingga materi tidak terasa begitu sulit.

Tujuan Penelitian
Memberikan sarana pembelajaran yang interaktif dan menarik pada siswa SMA, khususnya pada pelajaran Bahasa Jepang.

Rumusan Masalah
Cara penerapan Multimedia Interaktif dalam pelajaran Bahasa Jepang 
Pembelajaran Bahasa Jepang adalah suatu ilmu penambahan untuk pelajaran berbahasa pada sebagian sekolah, dan dalam pelajaran tersebut Guru memiliki kemampuan untuk menghadirkan model-model yang dapat mendukung dalam pengajarannya. Salah satunya dengan menggunakan media ( Multimedia Interaktif). Dan hasil dari uji coba dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, menghasilkan sebagian besar dengan dipergunakannya Multimedia, siswa mampu mengikuti pelajaran dengan baik, dan siswa semakin rajin dalam mengikut pelajaran Bahasa Jepang ini. Sangat signifikan pengaruh antara pengguna Multimedia Interaktif terhadap motivasi belajar Bahasa Jepang.






Daftar Pustaka


Selasa, 7 Januari 2014

Daftar Pustaka



Pengertian
Daftar Pustaka adalah daftar bacaan yang memperkaya tulisan sehingga tetap dicantumkan penulis dengan atau tanpa dirujuk langsung di dalam teks. Daftar pustaka alhasil memuat semua daftar bacaan sang penulis yang disusun berdasarkan alfabetis, sama halnya dengan daftar rujukan (references), tanpa memuat nomor halaman dari bagian sumber yang dirujuk.

Cara membuat Daftar Pustaka
Unsur yang paling penting yang harus dimasukkan ke dalam daftar pustaka antara lain sebagai berikut:
  1. Nama Penulis, ditulis secara lengkap, sehingga memudahkan orang untuk menemukan referensi yang sama.
  2. Judul Buku, juga termasuk anak judulnya atau judul tambahan.
  3. Data Publikasi, meliputi nama penerbit, tahun terbit, dan dimana terbitnya buku tersebut.
  4. Untuk artikel atau tulisan di majalah, perlu ditulis juga nama pengarangnya, judul artikel, nama majalah, nomor dan tahun terbit.
Contoh Daftar Pustaka
Satu Pengarang
Bell, Stewart. The Martyr's Oath: The Apprenticeship of a Homegrown Terrorist.Mississauga, ON: Wiley, 2005.

Dua Pengarang
Bohlman, Herbert M., and Mary Jane Dundas. The Legal, Ethical and International Environment of Business. 5th ed. Cincinnati, OH: West, 2002.


Banyak Pengarang
Nelson, Miriam E., Kristin R. Baker, Ronenn Roubenoff, and Lawrence Lindner. Strong Women and Men Beat Arthritis. New York: Perigee, 2003.

Tanpa Pengarang
Microsoft PowerPoint Version 2002 Step by Step. Redmond, WA: Perspection, 2001. The Movie Book. London: Phaidon, 1999.

Tanpa Pengarang dan Diterjemahkan Orang Lain
Muller, Melissa. Anne Frank: The Biography. Trans. Rita and Robert Kimber. New York: Metropolitan, 1998.



























Abstrak


Pengertian
Abstrak adalah bagian ringkas suatu uraian yang merupakan gagasan utama dari suatu pembahasan yang akan diuraikan. Abstrak digunakan sebagai “jembatan” untuk me­mahami uraian yang akan disajikan dalam suatu karangan (biasanya laporan atau artikel ilmiah) terutama untuk memahami ide-ide per­masalahannya. Dari abstrak, pembaca dapat mengetahui jalan pikiran penulis laporan/artikel ilmiah tersebut dan mengetahui gambaran umum tulisan secara lengkap.

Cara Penulisan Abstrak.
  1. Jumlah Kata
    Hitung secara otomatis dengan menggunakan fasilitas  Word Count pada aplikasi Microsoft Word pada menu Review > Word Count. Abstrak hanya memuat maksimal 250 kata. Bila jumlah kata ternyata berlebih, edit dengan cara membuang kata-kata tertentu yang dapat dihilangkan, tetapi tidak mengurangi esensi dan makna kalimat dalam abstrak yang anda buat.
  2. Jarak Spasi dan Ukuran Font
    Abstrak selalu ditulis dalam jarak pengetikan 1 spasi. Bila anda menjumpai contoh abstrak dengan jarak lebih dari 1 spasi, itu adalah contoh yang salah. Jangan ditiru!
    Gunakan huruf standar (misalnya Times New Roman dengan ukuran font 12 pt, atau Calibri ukuran 11 pt).
  3. Berbentuk 1 Paragraf yang Rata Kanan dan Kiri (Justify)
    Kalimat abstrak acapkali diminta dalam bentuk 1 paragraf utuh. Jika tidak disertakan petunjuk bagaimana format abstrak untuk laporan anda, tulislah dengan sebuah paragraf saja. Perhatikan pula, bahwa paragraf abstrak anda harus rata baik pada bagian kiri maupun bagian kanan (justify).
  4. Ditulis sebelum Kata Pengantar , persis setelah Halaman Judul
    Letakkan abstrak anda, yang mestinya hanya terdiri dari satu halaman tepat setelah Halaman Judul, sebelum Kata Pengantar. Jangan meletakkannya pada urutan yang salah. Abstrak diletakkan demikian supaya pembaca laporan anda segera menemukannya dengan mudah setelah membaca judul laporan anda pada halaman sampul.
Contoh Abstrak.


Penelitian tindakan kelas secara umum bertujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran untuk peserta didik Kelas VIIIB SMPN 4 Amuntai. Secara khusus bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan aktivitas peserta didik; (2) Mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran oleh guru; dan (3) Mengetahui hasil belajar peserta didik yang mengacu pada strategi memory cycle pada Kelas VIIIB SMPN 4 Amuntai semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012 untuk materi Bahan Kimia dalam Kehidupan Sehar-hari. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana masing-masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus I terdiri dari dua pertemuan (dua kali tatap muka), demikian pula halnya dengan Siklus II. Data aktivitas peserta didik digali dengan Lembar Pengamatan Aktivitas Peserta Didik, data Pengelolaan Pembelajaran oleh Guru digali dengan Lembar Pengamatan Pengelolaan Pembelajaran, sedangkan data hasil belajar peserta didik digali dengan Tes Hasil Belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas peserta didik kelas VIIIB SMP Negeri 4 Amuntai tahun pembelajaran 2011/2012 pada pembelajaran yang mengacu kepada strategi memory cycle pada materi Bahan Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hari di siklus I maupun siklus 2 penelitian tindakan kelas ini berada pada kategori BAIK; (2) Pengelolaan pembelajaran oleh guru di kelas VIIIB SMP Negeri 4 Amuntai yang tahun pembelajaran 2011/2012 yang telah dilakukan guru pada materi Bahan Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hari dengan strategi memory cycle di siklus 1 maupun siklus 2 penelitian tindakan kelas ini juga berada pada kategori BAIK; dan (3) Hasil belajar peserta didik kelas VIIIB SMP Negeri 4 Amuntai tahun pembelajaran 2011/2012 pada materi Bahan Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hari mengalami peningkatan dibanding tahun pelajaran 2010/2011 setelah menggunakan strategi memory cycle.

Kata Kunci : bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari, kualitas pembelajaran, penelitian tindakan kelas, strategi memory cycle


























Kutipan


Pengertian
Kutipan merupakan bagian dari suatu pernyataan, statement atau hasil penelitian, baik yang dilakukan oleh penulis/peneliti lain maupun penulis/peneliti sendiri yang telah didokumentasikan atau dipublikasikan.
Cara dan Contoh
Ada dua bentuk Kutipan yaitu : 1. Kutipan Langsung
                                                2. Kutipan Tidak Langsung

  1. Kutipan Langsung
    Apabila menggunakan kutipan secara langsung. Anda tidak diperkenankan untuk mengubah atau memberikan tambahan pada naskah kutipan asli. Untuk mempermudah gunakan tanda sic, yaitu diawali tanda " dan diakhiri dengan tanda ("..."). Gunakan tiga titik berspasi (. . .), apabila ada bagian yang dihilangkan. Berikut contoh Kutipan Langsung.
    ....seperti pendapat Levi Strauss (1963: 203) "Explains the present and past, as well as the future". Sebagai tambahan, karena dalam contoh tersebut kutipan yang diambil adalah berbahasa Inggris (baca: Bahasa Asing), maka kutipan tersebut pun ditulis dengan huruf miring.
  2. Kutipan Tidak Langsung
    Kutipan tidak langsung terintegrasi dengan teks, diberi jarak antar baris yang sama dengan teks dengan tidak memberikan tanda kutip, dan pada bagian depan atau belakangnya dicantumkan sumber kutipan. Berikut contoh Kutipan Tidak Langsung.
    Mitos di mata Levi Strauss adalah gejala kebahasaan yang berbeda dengan gejala kebahasaan yang dipelajari oleh ahli linguistik.
























Sumber            :  http://www.bimbingan.org/
                          http://www.anneahira.com/